A L Q O Y Y I M

Loading

Dove, Bird, Animal, Feather, Plumage, Wing

“sendiri” memiliki banyak arti mulai dari tanpa ada yang mengawasi, tanpa ada yang menolong, tanpa ada yang mendampingi,tanpa ada yang dikenali, tanpa kegiatan atau bahkan bermakna “sepi”. Setiap orang bahkan berbeda-beda menyikapi keadaan sendiri atau kita bisa menyebutnya “kesendirian”.

Bagi mereka yang merasa lelahnya tubuh, penatnya kepala, sesaknya dada, mungkin –sendiri- adalah hal yang paling diinginkan karena istirahat adalah hal yang paling dibutuhkan.

Bagi mereka yang merasakan gelapnya malam, mencekamnya suasana, galaunya hati, tentu –sendiri- adalah hal yang paling tidak diharapkan karena di saat itu kehadiran teman adalah yang sangat diinginkan.

Bagi mereka yang mendapatkan ancaman, terlilit hutang, ditimpa kesusahan apalagi mendapat musibah, -sendiri- akan sangat menyakitkan karena di waktu tersebut kehadiran seorang penolong adalah hal yang paling penting.

Akan tetapi bagi mereka yang gemar bermaksiat –sendiri- menjadi kebahagiaan tersendiri, karena mereka bebas melakukan kemaksiatan tanpa ada yang menghalangi.

Sesungguhnya kita tidak pernah sendiri, bagaimana mungkin kita sendiri sedangkan disekitar kita banyak sekali binatang kecil yang tidak terlihat mata kita sebagaimana semut kecil yang menyaksikan pasukan besar Nabi Sulaiman. Selain binatang masih banyak sekali mahkluk Allah yang lain menyaksikan kita. dan tentunya Allah yang menciptakan kita selalu mengawasi kita.

Dalam Al Qur’an dan Hadits Rasulullah banyak sekali menjelaskan bahwa manusia tidak pernah sendirian bahkan dalam keadaan tertentu dijelaskan siapa yang paling dominan mendampingi.

1. Allah selalu mengawasi dan melihat kita

Dalam surat Al Mujadilah ayat 7 Allah berfirman,

Tidakkah engkau perhatikan, bahwa Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi? Tidak ada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dialah yang keempatnya. Dan tidak ada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dialah yang keenamnya. Dan tidak ada yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia pasti ada bersama mereka di mana pun mereka berada. Kemudian Dia akan memberitakan kepada mereka pada hari Kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

Dari ayat di atas secara jelas kita dapa mengetahui bahwa tidak mungkin kita lepas dari pengawasan Allah sehingga tidak ada satu kebaikanpun yang kita lakukan melainkan akan dibalas dan tidak pula satu keburukanpun melainkan akan dimintai pertanggungjawabannya.

Tidak hanya amalan kita yang disaksikan akan tetapi seluruh doa kita pasti diketahui dan didengar Allah. Setiap doa pasti dikabulkan selama kita tidak melanggar pantanganya.

Maka layakkah kita putus asa?

Leave a Comment