2b

Tips Ketika Marah

Assalamualaikum sahabat Al Qoyyim yang Insyaallah di Rahmati Allah

Sering gak kalian ada di situasi tegang??.. rasanya pen teriak2 terus marah??

Pasti pernah lah ya.. apalagi buat para perempuan yang lagi PMS . Kali ini kita akan membahas Tisp Ketika Marah
Dalam islam kita tuh harus bisa melawan hawa nafsu kita… salah satunya adalah Menahan MARAH… .
Gimana caranya ??? .

1. LANGSUNG INGAT ALLAH… Kita tuh senantiasa diminta buat selalu inget Allah baik dalam keadaan duduk, berdiri maupun tidur.. jadi apapun itu harus kembali ke Allah… biar selalu merasa diawasi.. jadi malu klo mau marah atau berbuat dosa lainnya .

2. Banyak2 Berzikir (Utamanya Ta’audz)
Ini salah satu pencegah dan klo udah terlanjur dalam situasi yg mendidih kita minta perlindungan Allah dari godaan syetan yang terkutuk.. makanya baca ta’audz lbh diutamakan… sebab setan2 bakalan terus godain kita .

3. Pindah atau pergi sementara
Kalo ini sih, pas udh terlanjur momennya emosi meningkat.. mending kita pergi dulu.. cari ketenangan… biar jadi gak marah2 gituh.. .

4. Wudhu atau Mandi
Biasanya tuh klo org marah kan panas ya.. hati dan pikirannya… jadi ada baiknya kita dinginin dengan air wudhu atau dengan mandi. Biar lbh dingin dan relax .

5. Diam
Ini salah satu cara biar kita akhirnya pas marah tuh gak nyakitin orang atau mengeluarkan kata2 yang kotor… makanya lbh baik diam… hehe… ini salah satu jurus paling ampuh deh… dari pada jadi ngomong kotor atau kasar .

6. Selalu inget klo bisa nahan marah tuh bakal dapat syurga “Janganlah marah maka bagimu syurga” (HR. Tirmidzi)

Jadi jangan terjebak dengan kenikmatan pelampiasan emosi sesaat.. lbh baik kita tahan… biar dapat kenikmatan yg HQQ di syurga nanti… amiinn

tahun kesedihan cover

Tahun Kesedihan

Khusus edisi ini kami saji­ kan kisah bagaimana ke­ kasih Allah dan Nabi kita Muhammad kehilangan orang yang dikasihinya terutama istri tercinta Khadijah.

Sakit Abu Thalib semakin bertambah parah, tinggal menunggu saat­saat ke­ matiannya, dan akhirnya dia meninggal pada bulan Rajab tahun kesepuluh dari nubuwah, selang enam bulan setelah keluar dari pemboikotan. Ada yang ber­ pendapat dia meninggal dunia pada bulan Ramadhan, tiga bulan sebelum wafatnya Khadijah R.A

Di dalam Ash­-Shahih disebutkan dari Al­-Musayyab, bahwa tatkala ajal  ham­pir menghampiri Abu Thalib, Nabi Rosulullah menemuinya, yang saat itu di sisinya ada Abu Jahal. “Wahai paman, ucapkanlah la ilaha illallah, satu kalimat yang dapat engkau jadikan hujjah di sisi Allah,” Sabda beliau. Abu Jahal dan Abdullah bin Abu Umayyah menyela, “Wahai Abu Thalib, apakah eng­kau tidak menyukai agama Abdul Muth­thalib?” Keduanya tak pernah berhenti mengucapkan kata­kata ini, hingga per­nyataan terakhir yang diucapkan Abu Thalib adalah, “Tetap berada pada agama Abdul Muththalib.” Beliau bersabda, “Aku benar­-benar akan memohon ampunan bagimu wahai paman selagi aku tidak dilarang melakukannya.”

Lalu turun ayat, “Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang­ orang yang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-­orang musyrik, walaupun orang­-orang musyrik itu adalah kaum kerabat(nya), sesudah jelas bagi mereka, bahwa orang-orang musyrik itu adalah penghuni neraka Jahannam.” (At­ Taubah: 113).

Allah juga menurunkan ayat, “Sesung­guhnya kamu tidak dapat memberi pe­tunjuk kepada orang-­orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki­Nya.”(Al­Qashash: 56). Tidak bisa dibayangkan apa saja perlindungan yang diberikan Abu Thalib terhadap Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Dia benar­ benar menjadi benteng yang ikut menjaga dakwah Islam dari serangan orang yang sombong dan dungu.  Namun  sayang,  dia tetap berada pada agama leluhurnya, sehingga sama sekali tidak mendapat keberuntungan.

Kala Cinta Datang Menggoda

Kala Cinta Datang Menggoda

[siteorigin_widget class=”orion_image_w”][/siteorigin_widget]
[siteorigin_widget class=”orion_empty_space_w”][/siteorigin_widget]

Pernahkah anda jatuh cinta?

Sungguh berat untuk men­ jawab pertanyaan tersebut dengan jawaban tidak.

Hampir setiap manusia pernah mengalami apa yang disebut “jatuh cinta”. Kalau ada yang menjawab tidak pernah, bisa jadi belum datang saja saat­ nya. Betapa banyak syair tergubah atas nama cinta dari syair Arab hingga Jawa, dari Cina hingga Eropa. Berapa banyak lagu tercipta dengan tema cinta irama “slow” hingga “Rock”. Tidak hanya syair maupun lagu bahkan kisah dari jenis cerpen hingga novel bahkan hingga berwujud film hampir laris dibaca dan dilihat bahkan dibeli.

Sebut saja roman Romeo, dan Juliet (Julia) karya William Shakespeare yang ditulis pada awal kariernya. Roman ini mengisahkan sepasang mempelai muda yang saling jatuh cinta, namun terhalang karena kedua keluarga mereka saling bermusuhan. Yang mana kisah berakhir pada bunuh diri yang dilakukan keduanya karena tidak rela ditinggal mati oleh sang kekasih. Kisah ini tetap bertahan  berabad­ abad hingga sekarang karena kisah cintanya yang dianggap fenomenal oleh para penggemar kisah cinta, bahkan oleh para penyair, novelis dan para seniman dianggap sebuah “master piece” yang tidak ada tandingannya.

Jika kita mencermati kisah­kisah tersebut betapa kita akan kaget karena kisah­kisah yang dikarang oleh para seniman tersebut bukanlah kisah yang “happy ending” atau berakhir bahagia. Sungguh aneh sebenarnya bagaimana mungkin kisah cinta yang berakhir dengan kesedihan bisa digemari banyak orang. Akan tetapi satu hal yang pasti banyak orang tidak ingin mengalami kisah tersebut dalam kehidupan nyata mereka karena watak manusia yang ingin bahagia dan benci akan kesedihan.

Lalu bagaimana dengan kita umat Islam? Adakah kisah cinta dalam Islam? Jawabannya pastilah ada, bahkan para ulama sering mengatakan Al Qur’an adalah Surat Cinta dari Ar Rahman untuk orang beriman. Dua pertiga isi Al Qur’an adalah kisah, seluruh kisah yang tertera dalam Al Qur’ an semuanya nyata adanya. Kisah­kisah dalam Al Qur’an apapun jenisnya semuanya adalah Ibrah, pelajaran dan pelipur lara bagi mereka yang berjalan dijalan Allah. Adakah kisah cinta sepasang manusia dalam Al Qur’an? Jawabannya pastilah ada karena Al Qur’an adalah kitab suci umat Islam, sumber hukum & pelajaran bagi seluruh manusia yang mau berpikir.

Kisah cinta sepasang manusia dalam Al Qur’an pastilah kisah manusia pertama itu sendiri yaitu kisah cinta Adam dan Hawa. Bukankah kita sering membaca dalam undangan walimah nikah  dan  juga doa untuk para pengantin kata­kata  “ semoga Allah menjadikan pengantin berdua sebagaimana Allah menyatukan Adam & Hawa”.

Adam tercipta sendiri di surga sebagai satu­satunya manusia yang ada. Melihat Adam yang sendirian lalu Allah pun menciptakan Hawa, manusia kedua yang berbeda dengan Adam karena Hawa adalah perempuan sedangkan Adam adalah laki­laki. Maka disebutlah mereka sepasang dan kisah­kisah selanjutnya ke­ banyakan tentang mereka adalah kisah mereka berdua bukan perindividu dan banyak ibrah di dalam kisah tersebut.

Allah menciptakan Hawa dari tulang rusuk Adam yang paling bawah dan paling bengkok sebagai ibrah bahwa “Laki­-laki adalah pelindung perempuan tidak hanya pelindung raga tapi juga pelindung jiwa”. Allah memberi kelebihan kepada kaum laki-laki dalam hal fisik dan pikiran. Rusuk terbalut rapi dengan daging dan kulit bahkan kedua tangan siap menjadi tameng ketika ada yang ingin melukai. Rasulullah bersabda, “Bersikaplah yang baik kepada wanita, karena wanita diciptakan dari rulang rusuk. Dan tulang rusuk yang paling bengkok adalah bagian paling atas. Jika kalian luruskan dengan keras, akan patah. Sebaliknya, jika kalian biarkan akan selalu bengkok. Karena itu, bersikaplah yang baik kepada wanita.” (HR. Bukhari 3331 & Muslim 1468)

Betapa indahnya kisah Adam dan Hawa, sepasang kekasih hanya berdua di surga penuh bahagia tanpa ada kesedihan, penuh suka tanpa duka, ingin apa tinggal minta tidak direpotkan dengan urusan mencari nafkah. Allah berfirman,

Dan Kami berfirman, “Wahai Adam! Tinggallah engkau dan isterimu di surga ini! Dan makanlah  makanan-makanannya yang banyak lagi  baik  dimana  saja  yang kamu sukai, dan janganlah kamu mendekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang­orang yang zalim.” (Al­Baqarah/2:35)

Bukankah itu yang kita inginkan? bahagia tanpa nestapa. Indah memang akan tetapi singkat cerita Iblispun berhasil menggoda mereka berdua akhirnya diturunkanlah keduanya ke muka bumi ini dan terpisahlah Adam dan Hawa. Konon akhirnya mereka pun bertemu di Padang Arafah, sungguh indah & panjang kisah cinta Adam & Hawa.

Segala kesusahan yang dialami tidak akan memperlemah cinta yang ada bahkan akan memperkuat cinta tersebut. Akan tetapi jika cinta ber­ landaskan nafsu maka yang terjadi adalah penderitaan dan penyesalan karena Iblis dan bala tentaranya dengan bebas meng­ goda dan mengombang ambingkan hati & nafsu manusia. Betapa banyak manusia tidak mampu menahan diri “kala cinta datang menggoda” sehingga perzinaan terjadi begitu bebas­ nya. Betapa mudahnya manusia tergoda dengan pandangan pertama dan Iblispun benar benar melemparkan anak panahnya bersamaan dengan pandangan pertama.

Sungguh kala cinta datang menggoda memang hati terasa bahagia yang luar biasa akan tetapi justru itulah ujiannya di dalam kebahagiaan tersebut menyusuplah Iblis dan bala tentaranya sebagaimana racun yang dimasukkan dalam manisnya susu sehingga tidak terasa racunnya sama sekali.

Sebagai penutup cukup lah perkataan Nabi Yusuf yang Allah cantumkan dalam Al Qur’an, “Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.S Yusuf: 53)

Semoga Allah mengaruniakan belas kasih Nya kepada kita sehingga cinta yang berbalut nafsu dapat kita kalahkan sehingga cinta berlandaskan taqwa lah yang akan berlabuh di hati kita. Amin

inspirasi

Nabi Nuh Adalah Manusia Dengan Umur Terpanjang

Bertahun lamanya kaum Nabi Nuh A.S menyembah berhala. Mereka menjadikan berhala-berhala itu sebagai Tuhan tempat meminta kebaikan dan tempat menolak bala. Berhala menjadi tempat bergantung segala sesuatu dalam kehidupan mereka. Mereka meminta dan memanggil berhala-berhala itu dengan beragam nama. Kadang dengan nama Wadda, Suwaa’, dan Yaghuts. Kadang dengan nama Ya’uq, atau Nasr –nama-nama berhala ini diwarisi masyarakat Arab di masa jahiliyah. Mereka berbuat yang demikian itu dikarenakan kejahilan dan menuruti hawa nafsu.

Asal muasal nama-nama berhala itu diambil dari nama-nama ulama mereka yang pernah hidup bersama mereka sebelumnya. Dengan dalih untuk mengenang jasa-jasa mereka dan untuk mengingatkan semangat peribadatan umat ketika itu, maka dibuatlah patung, gambar, simbol-simbol visualisasi fisik mereka. Namun lambat laun dengan bergantinya generasi, patung-patung itu justru disembah dan dijadikan tuhan.

Dan mereka berkata, “Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) Wadd, dan jangan pula Suwaa’, Yaghuts, Ya’uq, dan Nasr.” (Nuh: 23).

Di kondisi masyarakat seperti itulah Nabi Nuh A.S diutus. Nuh adalah orang yang sangat fasih dalam bertutur, cerdas akalnya, pemikirannya jauh ke depan, santun perilakunya, sangat sabar tatkala harus berdebat, memiliki kemampuan berargumentasi yang kuat, dan punya kekuatan meyakinkan lawan bicara. Dengan bekal itu Nabi Nuh mengajak kaumnya untuk kembali kepada Allah swt. Sayang, kaumnya menolak seruannya. Namun Nuh a.s. tetap memberi peringatan tentang dahsyatnya siksa pembalasan di hari kiamat. Dan kaumnya tetap membisu dan tuli. Nuh a.s. terus memotivasi mereka dengan imbalan pahala yang sangat besar jika mau beriman, namun mereka semakin menutup telinga dan mata.

“Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu ia berkata: “Wahai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Sesungguhnya (kalau kamu tidak menyembah Allah), aku takut kamu akan ditimpa azab pada hari yang besar (kiamat).” (Al A’raf: 59).

Nabi Nuh A.S adalah nabi dengan umur yang panjang, yakni 950 tahun ini pendapat Qatadah yang disebutkan dalam “Tafsir Qur’an ‘Adzim” Ibnu Katsir: 6/268.

Qatadah berkata:

“Dikatakan bahwa umurnya 1000 tahun dikurangi 50 tahun, beliau sudah bersama kaumnya sebelum memulai dakwahnya selama 300 tahun, masa dakwahnya 300 tahun, dan beliau masih bersama mereka pasca banjir bandang selama 350 tahun”.

dari Anas bin Malik –radhiyallahu ‘anhu- berkata:

جاء ملك الموت إلى نوح عليه السلام ، فقال : يا أطول النبيين عمرا ! كيف وجدت الدنيا ولذتها ؟ قال : ” كرجل دخل بيتا له بابان ، فقام في وسط البيت هنيهة – القليل من الزمان – ، ثم خرج من الباب الآخر “

“Malaikat maut pernah mendatangi Nabi Nuh –‘alaihis salam- dan berkata: “Wahai Nabi yang paling panjang umurnya !, bagaimana anda mendapati dunia dan kenikmatannya ?, beliau menjawab: “Seperti seseorang yang mempunyai sebuah rumah dengan dua pintu, lalu ia berdiri di tengah rumahnya sejenak, kemudian ia keluar dari pintu yang lain”.

 

 

adab makan

ADAB MAKAN DAN MINUM

[ADAB MAKAN DAN MINUM] .
.
Assalamu’alaykum.. sahabat @YayasanAlQoyyim hari ini kita akan membahas tentang adab-adab makan.  Pasti pada suka makan kan? Siapa hayo yang gak suka makan? Hahaha makan itu kebutuhan ya sahabat. Tapi islam mengatur sedemikian rupa aktivitas kita semua dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi. Salah satunya adalah makan. Emang gimana sih adab makan dan minum yang diajarkan oleh Rasulullah Salallahu’alaihi Wassalam? Penasaran? Yuk kita simak pembahasan ini
.
1. Halal..
Allah Ta’ala memberikan perintah kepada kita semua untuk memakan makanan yang halal dan baik, makanan yang halal dan baik bertujuan untuk menjaga kesehatan baik jasmani maupun rohani kita. Allah SWT berfirman “Wahai Manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat dibumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu.” (QS. Al-Baqarah : 169). Dari ayat ini sudah jelas kalau kita harus memakan makanan yang halal. Makanan halal sendiri adalah makanan yang diperoleh dengan cara yang benar contohnya bukan dengan mencuri. Nah sahabat kalau makanan tersebut gak halal bisa jadi mendatangkan mudharat untuk kita naudzubillah!
.
2. Memuji & tidak mencela..
Kenikmatan yang kita peroleh dari Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah luar biasa. Kewajiban kita sebagai muslim adalah harus banyak-banyak mensyukuri nikmat dari Allah.
Rasul sebagai teladan pun tidak bisa pernah mencela makanan apalagi makanan yang baik dan halal.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah mencela makanan sama sekali. (HR Bukhari dan Muslim). Sahabat #YayasanAlQoyyim kita tidak boleh mencela makanan, kalau memang tidak suka atau tidak enak, lebih baik kita hindari saja daripada harus mencela ya!
.
3. Berdo’a sebelum dan sesudah makan..
Ini sudah jelas ya sahabat. Berdo’a sebelum makan berarti kita telah melakukan makan sebagai suatu ibadah.
“Apabila salah seorang di antara kalian makan, hendaklah ia membaca ‘Bismillah’ (dengan menyebut nama Allah). Jika ia lupa membacanya sebelum makan maka ucapkanlah ‘Bismillaahi fii awwalihi wa aakhirihi’ (dengan menyebut nama Allah pada awal dan akhir -aku makan-)” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)
.
4. Menggunakan tangan kanan..
Kenapa sih makan itu harus menggunakan tangan kanan? Karena hal ini dicontohkan juga oleh Rasul, dan karena tangan kiri terbiasa dipakai untuk pekerjaan-pekerjaan kotor seperti di toilet dan lainnya
.
5. Sambil duduk..
Nah selain ini sebagai contoh Rasul, juga sebagai adab. Pasti waktu kecil kita diajarkan untuk makan sambil duduk. Lalu menurut ilmu kesehatan, makan sambil duduk akan membuat kinerja pencernaan lebih ringan. MasyaaAllah ya bahkan aturan makan sambil duduk ini juga didasari oleh ilmu kesehatannya.
.
6. Tidak meniup makanan yang panas..
Ketika ada makanan yang panas atau terlalu dingin, sebaiknya kita menunggu hingga suhunya kembali keadaan normal. Kenapa? Karena gini deh sahabat, kadang kita bisa merasa kalau gigi kita sensitif kan ketika makan yang terlalu dingin dan merasa lidah kita terbakar ketika memakan makanan yang panas. Lalu ketika kita meniup yang keluar adalah CO2 dan itu racun untuk tubuh kita. Selain itu juga Hadis dari Abu Qatadah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :“Apabila kalian minum, janganlah bernafas di dalam gelas, dan ketika buang hajat, janganlah menyentuh kemaluan dengan tangan kanan… “(HR. Bukhari). Ini menunjukkan bahwa kita di anjurkan untuk menunggu makanan yang panas agar menjadi hangat dan suhu normal sebelum dimakan.
.
Gimana sahabat #yayasanalqoyyim? Karena sahabat sudah membaca ini yuk kita sama-sama menjaga adab makan kita!

cara mengajak teman berhijrah

Cara Mengajak Teman Berhijrah

Assalamualaikum.. sahabat @YayasanAlQoyyim.. banyak yg ngeluh ke mimin terkait sering ngajak temennya tpi ga sesuai harapan, kadang di tolak, kadang di cuekin, kadang di jauhin bahkan ga di anggap temenan, atau ga bingung cara nagajaknya gmana..
.
Begitulah temen2 tantangan klo ngajak ke kebaikan, karna yang namanya dakwah itu berat dan hadiahnya surga buka seterika.. hehe.. sesuai dgn ayat Al Qur’an dakwah adalah tugas kita sebagai seorang muslim dan hukumnya itu wajib kita berdawak menyebarkan kebaikan dan memberantas kemungkaran..
.
“Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah…” (Qs. Ali Imran ayat 110)
.
Nah tentunya dalam dakwah ini ga semudah kita bayangkan.. kali ini mimin punya tipsnya..
.
1. Bertutur kata yang baik.. sering di antara kita maupun diri mimin pribadi, dalam berdakwah ngingetin terkesan menggurui dan sok benar, hati2 ini yaa.. sebisa mungkin kita berkata sesuai dgn orang yg kita nasehatin, klo sesama temen ya kaya sahabat, klo sama adek kaya kakak, klo sama lebih tua kaya adik/murid.. jan merasa paling hebat dan bener pokonya
.
2. Berbaur tapi tidak melebur.. tentu saja ketika kita merasa udh hijrah dan yg lain belum hijrah, maka yaa jangan di jauhin temen2nya.. tetep di jalin silaturahmi, di dekatin tpi ingat jangan sampe terpengaruh buruknya, malah harus sebaliknya kalian yg harus mempengaruhi dengan kebaikan.. dan ajak hijrah bareng2..
.
3. Di mulai dri mengajak yang mudah,, kita kan pasti punya temen dalam kerja, kuliah ato sekolah dalam ngajak kebaikan pun ada triknya,, pertama2 kita ajak yg paling dekat dengan kita misal sahabatnya sendiri.. sahabat kita sebisa mungkin kita ajak segera karna mereka udh ada hubungan kedekatan dgn kita,, ato misal klo bukan sahabat cari yg paling baik akhlaknya ga neko2 dan nakal lah.. baru setelah itu ajak dan deketi yg agak bandel2… ini bukan pilih2 orang ya.. tpi ini cara cepet dalam ngajak kebaikan, klo yg paling mudah kita ajak udh sadar nanti kan mereka membantu kita dalam ngajak kebaikan..

.

4. Dekati degan mententuh hati.. tentu saja yg kita dekati itu orang punya berbagai karakter.. kita harus dekati degn apa yg mereka sukai, misal hobinya, makanan kesukaannya, ato hal2 yg mereka sukai.. jgn sama kan antar orang satu dgn yg lain itu sama.. dan jgn samakan kaya diri kita.. tentu saja semuanya berbeda.. perlu analisis dan kecerdikan dalam mengajak untuk menyentuh hatinya..
.
5. Berbuat baik dalam segala kondisi.. kadang dulunya kita baikkk banget pas mo ngajak hijrah eh dalam realitanya ga sesuai ekspetasi kita malah sebaliknya ga mau di ajak hijrah, terus sikap baik kita hilang ke dia.. wah ini salah tetep harus baik ya baik terus jgn cuma ada butuhnya aja baik.
6. Sabar.. yaps semua yg kita lakukan di point diatas harus dikemas dgn sabar.. karna kebaikan itu bisa konsisiten klo kita mau bersabar dalam kebaikan.. kadang di sakiti yaa sabar ajak terus di dekati.. kadang di yayaya aja tpi ga mau berubah yaa tetep sabar terus di ingatkan.. jangan bosan2 lah ya.. disitulah ujian terberatnya..
.
.
Berdakwah adalah pekerjaan yang sangat mulia, karna jarang orang skrang ngingetin dalam kebaikan itu,, yg ada malah di maki, dikatain sok benar dll.. ya gpp bodo amatin aja.. klo kita ngerasa itu udh baik dan tidak melenceng dri islam.. lanjutkan aja kebaikan kalian.. yg penting niatnya karna Allah dan selalu berdo’a kepadaNya agar selalu di permudah dan di istiqomahkan dalam kebaikan.. aminnn..

umar bin khattab

Ummar Bin Khattab

Assalamualaikum sahabat @YayasanAlQoyyim.. Ummar bin khattab adalah sahabat Rasulullah yang termasuk sabahat dulunya eks preman pasar, tukang gulat, tukang jagal orang2 muslim di wilayahnya.. serem deh pokonya.. tpi beliau tuh walopun muka dan tubuh preman tpi hatinya beliau sungguh lembut dan mengakui kebenaran, tak seperti orang2 preman quraisy pada umumnya yang galak tpi badas tak punya hati..
.
Atas kelembutan hatinya akhirnya islam bisa mudah masuk ketika melihat adek prempuannya yg masuk islam dan membela mati2an di depan umar kala itu, yg akhirnya membuat umar penasaran lalu masuklah umar ke dalam islam.. setelah masuk islam dan banyak berjihad, karir keduniawian dan keahiratannya meningkat pesat.. umar termasuk salah satu 10 sahabat yang di jamin masuk surga, terus khalifah ke2 setelah abu bakar.. pemimpin idaman zaman skrang dan termasuk pengusaha kaya raya juga.. nah apa aja kelebihan umar lainnya? Cek di bawah ini
.
1. Tidak haus jabatan.. setelah wafatnya Rasulullah.. umat islam tuh bingung siapa yg bakalan memimpin umat.. lantas mulai deh musyawarah.. waktu itu banyak kandidat antara abu bakar, umar, ali dll, tpi semua sahabat menolak karna takut mengemban amanah pemimpin, pada saling tunjuk gitu, umar nunjuk abu bakar, dan abu bakar nunjuk yg lain.. hehe.. akhirnya atas musyawarah yg rumit akhirnya abu bakar yg di pilih.. tpi setelah abu bakar akan meninggal terpilihlah umar yg ditunjuk langusng oleh abu bakar untuk menggantikannya..
.
2. Pemimpin yang adil dan zuhud.. Umar bin khattab terkenal dengan sifatnya yang zuhud. Bahkan beberapa mengatakan bawa Umar itu akan menahan lapar selama semua rakyatnya belum kenyang. Umar ini selalu keluar saat malam hari hanya untuk memastikan bahwa seluruh rakyatnya tidak ada yang kekurangan makanan… *luar biasa yaa… coba kalo di Indonesia malah banyakan rakyat yang kelaparan dibandingkan pemimpin yang kelaparan hehe. Umar juga dikenal sebagai pemimpin yang adil, beliau bijak dalam memutuskan permasalahan dan adil saat memutuskan sesuatu problem.

3. Keras di luar tapi lembut di dalam.. Kalo ngomonin ini udah kek ngebayangin makan roti cokelat, garing luarnya tapi dalemnya lebut dengan cokelat yang lumer keluar2 gituh *paan sih wk.
Ummar ini dapat julukannya sebagai ‘Singa Arab’ karena kekuatannya yang tadi. Sejak Ummar memeluk islam, umar jadi salah satu sahabat yang paling ditakuti sama kaun kafir quraisy. Bahkan katanya saking seremnya Umar , setan ajh takut kalo papasan sama Ummar *widiw..
Tapi Ummar ini lembut ke Rasulullah dan sahabat lainnya, pun juga kepada seluruh rakyatnya.
.
4. Cerdas dan jago dalam strategi.. Sama kaya yang tadi mimin udh bilang kalo Umar ini sang ‘Singa Arab’ yang selalu bertaring, beliau ini sudah mahir menggunakan senjata sejak remaja. Badannya yang tinggi besar juga makin mendukung keterampilannya dalam berkelahi. Tapi nggak Cuma jago pukul, Umar juga jago merancang strategi dalam perang.. keren kan ?. selain itu beliau juga cerdas, beliau bisa dengan mudah memecahkan permasalahn yang ada *makanya nggak heran kalo Rasulullah dan sahabat lain menunjuk beliau sebagai dewan penasihat.
.
5. Ekspansi wilayah kekuasan islam.. Umar ini negarawan yang cerdas, saat menjadi khalifah Umar memperluas daerah kekuasaannnya dan membagi beberapa wilayah kekuasaan kala itu, membentuk banyak badan hukum dan banyak lembaga yang membantu beliau untuk mengurus masalah kenegaraan *pinter kan ? zaman dulu ajh sudah bisa merancang sebuah negara dengan sangat rapih dan baik, biar kerja2nya optimal. Maka patut sih Ummar ini dikatakan negarawan yang sangat baik sebab dimulai dari masa beliaulah pengelolaan negara jadi baik .
.
Nah itu sih kisahnya… umar tuh sosok pemimpin yg ideal deh… alim, tegas, lembut, pintar manajemen negara, perfect deh hehe.. semoga pemimpin2 kita mempunyai sifat seperti umar.. aaminn..

cara bangun sholat tahajjud fb

Tips Mudah Bangun Tahajjud

Assalamu’alaikum back to @yayasanalqoyyim.
Halo, siapa yg udah mulai rutin sholat tahajjud nih? Atau masih ada yg susah banget utk bangun? Emang ya, tahajjud di waktu utama (sepertiga mlm terakhir), yaitu jam 2-4 dini hari butuh keseriusan😁.
.
Nah, tips2nya nih.. Siapa tau berhasil..
.
1. Niatlah yg kuat & ikhlas, serta hindari sugesti negatif
Nah pertama niatin ya, biar termotivasi di awal. Trs juga jgn bayangin takut ke kamar mandi, takut gelap, dll, hihi. Jgn juga sugestiin klo tahajjud itu susah bgt. Supaya kita bnr2 bisa bangun & Allah bantuin kita.
.
2. Efisienkanlah aktivitas seharian
Kita hindari yuk hal2 yg kurang penting dr pagi sampe sore hari, biar tubuh gak terlalu capek. Istirahat yg berkualitas di tengah kerja/belajar juga penting loh, jd mlmnya tetap fit meski bangun lebih awal.
.
3. Hindarilah makan berat lewat dari jam 8 malam
Yuk hindari makan berat apa lg kekenyangan klo udah lewat jam 8, krna kondisi tsb bikin badan kita terasa mls gerak (mager)..
.
4. Minumlah air mineral yang cukup
Asupan oksigen dlm air akan membantu otak kita untuk rileks & aktif, jd yuk kita coba minum segelas air sebelum & saat bangun tidur.
.
5. Tidurlah di bawah jam 10 mlm
Jgn begadang kalau emang ga ada hal penting yg harus dikerjain ya guys, apa lg utk medsosan, ngegames & nonton film, bisa2 bablas tahajjudnya..
.
6. Lakukanlah adab tidur ala Rasulullah
Tetap jalani kebiasaan bersihin kasur dulu, berwudhu, baca dzikir, berdoa, & tidur hadap kanan ya. Supaya tidur kita nyaman, sehat, & berkualitas.
.
7. Pasanglah alarm atau minta tolong orang rumah
Ini juga nih biasanya alarm bunyi, kita bangun tp utk matiin alarm, hehe. Hayo jujur. Pasang alarm yg gak terlalu berisik tp gak terlalu pelan ya, biar sesuai sm pendengaran kita. Atau sepakat sm org2 d rmh saling support bangunin tahajjud klo alarm bunyi, biar semangat klo bareng2.
.
8. Kurangilah maksiat
Hikss, hiks, sedih ya klo inget “bisa jd maksiat2 kita itulah yg menghalangi kita buat bangun tahajjud & lebih milih melewati mlm yg panjang utk tidur.” Bismillah semangat kurangi maksiat, dekati Allah.
.
Nah abis tahajjud, usahakan jgn tidur lg guys, manfaatin buat tilawah Al Qur’an

Kisah Said bin Amir Al-Jumahi Dan Umar Bin Khattab

Kisah Sahabat Said bin Amir Al-Jumahi

Sa’id bin Amir RA adalah seorang sahabat Muhajirin, yang memeluk Islam beberapa waktu sebelum terjadinya perang Khaibar. Pada jaman khalifah Umar beliau diangkat menjadi Gubernur di Homs.

Setelah beberapa bulan berlalu menduduki jabatan gubernur (Amir), dan secara ekonomi keluarga mereka mulai mantap, istrinya mengusulkan kepada Sa’id untuk membeli pakaian dan perlengkapan rumah tangga yang lebih baik, dan menyimpan sisanya sebagai tabungan. Mendengar saran istrinya tersebut, Sa’id berkata, “Maukah aku tunjukkan yang lebih baik daripada rencanamu itu…!!”

Setelah istrinya mengiyakan, Sa’id berkata, “Kita berada di suatu negeri yang perdagangan dan jual belinya amat pesat berkembang. Sebaiknya kita minta seseorang menggunakannya sebagai modal, tentu keuntungannya lebih besar….”

“Bagaimana kalau perdagangannya rugi?” Tanya istrinya
“Aku akan menyediakan borg atau jaminan untuk itu, bahwa kita tidak akan pernah merugi!!”
“Baiklah kalau begitu!” Kata istrinya, menyetujui usul suaminya tersebut.

Sa’id pergi sambil membawa uang tersebut ke pasar, kemudian membeli persediaan dan keperluan hidup keluarganya untuk beberapa waktu lamanya. Ia memilih dari jenis yang paling sederhana dan murah. Sisa uangnya yang masih banyak, dibagi-bagikan fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan. Beberapa bulan berlalu, sering sekali istrinya menanyakan tentang perdagangan dan keuntungannya. Sa’id mengatakan kalau semuanya lancar-lancar saja, dan keuntungannya makin banyak, hanya saja belum bisa segera diambil atau dicairkan.

Pada suatu ketika, istrinya menanyakan hal yang sama, sementara saat itu ada kerabatnya yang tahu bahwa Sa’id tidak mempunyai usaha perdagangan yang dijalankan orang lain. Ia tampak tidak mengerti dan bingung, dan istrinya menangkap isyarat itu. Akhirnya istrinya itu bertanya lagi dan mendesak Sa’id untuk menjelaskannya. Sa’id pun tertawa, kemudian menjelaskan apa adanya, bahwa harta tersebut memang dibelanjakan atau diperniagakan di jalan Allah. Ia tidak berdusta, keuntungannya akan jauh lebih besar dan bermanfaat bagi mereka berdua di akhirat kelak.

Istrinya menangis penuh sesal, dan air mata yang membasahi wajahnya makin menambah kecantikannya saja. Sa’id menyadari godaan kecantikan istrinya tersebut, dan ia tidak mengelak bahwa ia sangat mencintai dan takut kehilangan istrinya itu. Tetapi mata batinnya jauh menerawang, dan akhirnya menemukan sosok Rasulullah SAW dan para sahabat beliau yang telah mendahuluinya. Ia berkata tegas, “Aku mempunyai kawan-kawan yang telah terlebih dahulu menemui Allah, dan aku tidak ingin menyimpang dari jalan mereka walau ditebus dengan dunia dan segala isinya…”

Kemudian untuk menegaskan sikap dan pendiriannya, ia berkata kepada istrinya, “Wahai istriku yang cantik, bukankah engkau tahu bahwa di surga itu banyak gadis-gadis yang cantik dengan matanya yang jeli memikat, seandainya satu orang saja menampakkan wajahnya di bumi, niscaya terang benderang-lah seluruh bumi, mengalahkan sinar matahari dan bulan….Maka, jika memang terpaksa, tidak mengapa aku mengorbankan dirimu (meninggalkanmu) untuk mendapatkan mereka, dan itu lebih logis dan utama, daripada harus mengorbankan mereka hanya untuk mempertahankan dirimu menjadi istriku!!”
Sa’id telah memasrahkan segalanya kepada Allah, tetapi memang berkah Allah telah meliputi keluarga mereka, sehingga istrinya bisa menerima kenyataan ini. Ia sadar tidak ada jalan yang lebih utama daripada mengikuti jalan yang dipilih suaminya, mengendalikan diri dengan sifat zuhud dan ketakwaan.

art-2590817_1920

Jangan Pernah Merasa Sendiri

Dove, Bird, Animal, Feather, Plumage, Wing

“sendiri” memiliki banyak arti mulai dari tanpa ada yang mengawasi, tanpa ada yang menolong, tanpa ada yang mendampingi,tanpa ada yang dikenali, tanpa kegiatan atau bahkan bermakna “sepi”. Setiap orang bahkan berbeda-beda menyikapi keadaan sendiri atau kita bisa menyebutnya “kesendirian”.

Bagi mereka yang merasa lelahnya tubuh, penatnya kepala, sesaknya dada, mungkin –sendiri- adalah hal yang paling diinginkan karena istirahat adalah hal yang paling dibutuhkan.

Bagi mereka yang merasakan gelapnya malam, mencekamnya suasana, galaunya hati, tentu –sendiri- adalah hal yang paling tidak diharapkan karena di saat itu kehadiran teman adalah yang sangat diinginkan.

Bagi mereka yang mendapatkan ancaman, terlilit hutang, ditimpa kesusahan apalagi mendapat musibah, -sendiri- akan sangat menyakitkan karena di waktu tersebut kehadiran seorang penolong adalah hal yang paling penting.

Akan tetapi bagi mereka yang gemar bermaksiat –sendiri- menjadi kebahagiaan tersendiri, karena mereka bebas melakukan kemaksiatan tanpa ada yang menghalangi.

Sesungguhnya kita tidak pernah sendiri, bagaimana mungkin kita sendiri sedangkan disekitar kita banyak sekali binatang kecil yang tidak terlihat mata kita sebagaimana semut kecil yang menyaksikan pasukan besar Nabi Sulaiman. Selain binatang masih banyak sekali mahkluk Allah yang lain menyaksikan kita. dan tentunya Allah yang menciptakan kita selalu mengawasi kita.

Dalam Al Qur’an dan Hadits Rasulullah banyak sekali menjelaskan bahwa manusia tidak pernah sendirian bahkan dalam keadaan tertentu dijelaskan siapa yang paling dominan mendampingi.

1. Allah selalu mengawasi dan melihat kita

Dalam surat Al Mujadilah ayat 7 Allah berfirman,

Tidakkah engkau perhatikan, bahwa Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi? Tidak ada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dialah yang keempatnya. Dan tidak ada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dialah yang keenamnya. Dan tidak ada yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia pasti ada bersama mereka di mana pun mereka berada. Kemudian Dia akan memberitakan kepada mereka pada hari Kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

Dari ayat di atas secara jelas kita dapa mengetahui bahwa tidak mungkin kita lepas dari pengawasan Allah sehingga tidak ada satu kebaikanpun yang kita lakukan melainkan akan dibalas dan tidak pula satu keburukanpun melainkan akan dimintai pertanggungjawabannya.

Tidak hanya amalan kita yang disaksikan akan tetapi seluruh doa kita pasti diketahui dan didengar Allah. Setiap doa pasti dikabulkan selama kita tidak melanggar pantanganya.

Maka layakkah kita putus asa?