Program Kemandirian Ekonomi Mustahik Zakat LAZ Al Qoyyim Berdayakan Toko Sembako Ibu Tangguh

Program Kemandirian Ekonomi Mustahik Zakat

SUKOHARJO – Kemandirian ekonomi mustahik zakat menjadi tumpuan harapan bagi para pejuang nafkah yang sedang berjuang di tengah himpitan kompetisi usaha.

Pada Senin (13/04/2026), LAZ Al Qoyyim melalui program Bina Insan Berdaya secara resmi menyalurkan bantuan modal produktif kepada Ibu Dwi Retnoningrum, seorang wanita kepala keluarga asal Tangkilbaru, Desa Manang, Kecamatan Grogol, Sukoharjo.

Ibu Dwi merupakan sosok tangguh yang harus menghidupi lima orang tanggungan seorang diri.

Di sela kesibukannya sebagai ibu rumah tangga, beliau juga mendedikasikan hidupnya sebagai pengajar Al-Qur’an di “Lingkar Qur’an Qurrota A’yun” yang dikelola di rumah beliau sendiri.

Sambil berdakwah, beliau merintis usaha toko sembako kecil-kecilan sejak tahun 2020 yang menyediakan beras, madu, serta beberapa kebutuhan pokok demi menyambung hidup keluarga.

Solusi Inovatif untuk Kemandirian Ekonomi Mustahik Zakat

Berdasarkan hasil asesmen tim lapangan, usaha yang dijalankan Ibu Dwi mengalami tantangan berat dalam 3 hingga 6 bulan terakhir.

Minimnya kelengkapan alat produksi membuat usahanya sulit bersaing dengan kompetitor.

Laba bersih yang dihasilkan pun hanya berkisar di angka Rp400.000 per bulan, jumlah yang sangat terbatas untuk menghidupi keluarga dengan lima orang anak.

Hambatan utama yang ditemui adalah ketiadaan alat pengemas madu yang memadai dan timbangan digital.

Akibatnya, kualitas kemasan dan akurasi bobot madu sering kali bermasalah, yang berdampak pada menurunnya kepercayaan pelanggan.

Merespons kondisi tersebut, LAZ Al Qoyyim hadir memberikan bantuan alat produksi berupa timbangan digital dan alat pengemasan agar produk madu Ibu Dwi memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan standar kualitas yang lebih profesional.

Zakat Produktif: Menjaga Nyala Harap Keluarga Guru Quran

Langkah intervensi ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memastikan kemandirian ekonomi mustahik zakat, khususnya bagi mereka yang aktif berkhidmat di jalan dakwah seperti Ibu Dwi.

Dengan adanya standarisasi bobot dan kemasan melalui bantuan alat baru ini, diharapkan volume penjualan madu dan sembako di kediaman beliau kembali meningkat dan memberikan pendapatan yang lebih layak.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi saya yang berjuang sendiri membesarkan lima anak. Kini saya bisa menimbang madu dengan akurat dan mengemasnya dengan lebih rapi agar pelanggan tidak kecewa,” tutur Ibu Dwi saat menerima bantuan.

Dukungan ini membuktikan bahwa dana zakat yang dikelola secara profesional mampu menjadi solusi nyata bagi ketahanan ekonomi keluarga pejuang Al-Qur’an.

Zakat Anda, Kekuatan Bagi Mereka

Dukungan Anda adalah energi bagi para wanita kepala keluarga seperti Ibu Dwi untuk terus berdiri tegak mendidik generasi Qur’ani sekaligus mandiri secara ekonomi.

Mari bersama wujudkan lebih banyak kisah sukses kemandirian ekonomi mustahik zakat melalui pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran.

Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah terbaik Anda melalui LAZ Al Qoyyim:

  • BSI: 22-888-3333-8 a.n. Yayasan Al Qoyyim
  • Konfirmasi: 0823-2708-0840
  • Donasi Online: donasi.alqoyyim.com

Tunaikan Amanah, Menggapai Berkah. Bersama LAZ Al Qoyyim, Berdayakan Ekonomi Umat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *