Standar Tata Kelola Lembaga Amil Zakat: LAZ Al Qoyyim Menjadi Episentrum Studi Komparatif Yayasan BUMI Sragen
SUKOHARJO – Standar tata kelola lembaga amil zakat yang profesional dan akuntabel kembali menjadikan LAZ Al Qoyyim sebagai rujukan strategis bagi lembaga filantropi regional.
Pada hari ini, Sabtu (16/5), LAZ Al Qoyyim menerima kunjungan kerja dan studi komparatif dari rombongan jajaran pengurus Yayasan Sosial dan Dakwah Bakti Umat Madani Indonesia (BUMI) Sragen.
Rombongan yang terdiri dari 12 orang tersebut hadir untuk mendalami akselerasi manajemen program, optimalisasi fundraising online, serta efektivitas pengelolaan media komunikasi yang selama ini sukses dijalankan oleh LAZ Al Qoyyim.
Pertemuan tingkat tinggi ini berlangsung di Masjid Insan Taqwa, kompleks pusat operasional LAZ Al Qoyyim.
Hadir langsung menyambut rombongan secara hangat antara lain Direktur LAZ Al Qoyyim Ahmad Winarto, Manajer HRD Sunar Wulan, serta Sekretaris LAZ Al Qoyyim Irfan Nugroho.
Integritas Dua Layer dalam Standar Tata Kelola Lembaga Amil Zakat
Saat membuka sesi sambutan, Direktur LAZ Al Qoyyim, Ahmad Winarto, menekankan pentingnya internalisasi pola pikir (mindset) utama yang wajib dimiliki oleh setiap pejuang filantropi Islam, yakni amanah, disiplin, dan profesionalitas.
Beliau menggarisbawahi bahwa legitimasi sebuah lembaga zakat sangat bergantung pada kepatuhannya terhadap dua pilar audit krusial.
“Sebagai lembaga amil zakat yang akuntabel, kita bergerak di bawah dua layer audit yang ketat: audit syariah untuk menjamin keabsahan hukum agama, dan audit akuntansi keuangan formal. Keduanya adalah instrumen wajib demi menjaga marwah dan kepercayaan publik,” tegas Ahmad Winarto di hadapan forum.
Penguatan Kapasitas Kelembagaan dan Sinergi Masa Depan
Memasuki sesi inti, Manajer HRD LAZ Al Qoyyim, Ustaz Sunar Wulan, memaparkan materi komprehensif mengenai Manajemen Program Lembaga Nirlaba.
Dalam pemaparannya, beliau mengurai bagaimana LAZ Al Qoyyim membangun harmonisasi antara kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), pembentukan kultur kerja yang islami, hingga penguatan struktur kelembagaan agar mampu mengeksekusi program-program berdampak luas.
Suasana studi komparatif ini berjalan interaktif dan mencapai puncaknya pada sesi ramah tamah pasca-salat Magrib.
Dalam atmosfer yang hangat dan cair, kedua lembaga saling menuangkan gagasan visioner serta merajut rencana kolaborasi strategis.
Sinergi ini diharapkan mampu mengintegrasikan potensi zakat antar-wilayah guna menghadirkan kemaslahatan yang jauh lebih besar bagi umat di masa mendatang.
Dukung Gerakan Zakat yang Profesional dan Akuntabel melalui:
🏦 BSI: 22-888-3333-8 a.n. Yayasan Al Qoyyim
🌐 Layanan Kontribusi: tabungamal.com
📱 Hubungan Lembaga & Donatur: wa.me/6282327080840