Bersama Kita Pulihkan Aceh Sumatera

Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat beberapa hari terakhir menghadirkan duka yang dalam bagi kita semua. Hujan dengan intensitas tinggi yang turun tanpa henti telah merusak rumah-rumah penduduk, merendam jalan dan lahan usaha, serta memutus akses antarwilayah. Ribuan saudara kita terpaksa mengungsi dengan kondisi serba terbatas, meninggalkan harta benda, kenangan, dan tempat tinggal yang selama ini mereka jaga dengan penuh perjuangan.
Dalam situasi seperti ini, kita diingatkan kembali bahwa Indonesia bukan hanya sekumpulan wilayah yang terpisah, melainkan satu keluarga besar yang saling membutuhkan. Ketika satu daerah terluka, sebenarnya seluruh bangsa sedang merasakan sakit. Dan ketika sebagian dari kita tertimpa musibah, maka kehadiran kita—dengan kepedulian, doa, dan bantuan—menjadi penopang harapan untuk bangkit kembali.
Kita bisa membayangkan bagaimana anak-anak di tenda pengungsian merindukan kehangatan rumah, bagaimana para ibu menahan cemas memikirkan keselamatan keluarganya, dan bagaimana para lansia berusaha bertahan dalam kondisi dingin dan serba kekurangan. Di balik itu semua, mereka menunggu uluran tangan kita—uluran tangan yang bukan hanya berupa bantuan materi, tetapi juga pesan bahwa mereka tidak sendirian.
Karena itu, mari kita hadir dengan kepedulian terbaik kita. Setiap bentuk dukungan, sekecil apa pun, akan memberikan dampak besar. Bantuan logistik dapat menghangatkan tubuh mereka yang kedinginan. Bantuan pangan dapat mengisi perut mereka yang sudah berhari-hari menahan lapar. Bantuan medis dapat menyelamatkan mereka yang rentan. Dan perhatian kita dapat membangkitkan kembali rasa aman yang hilang dalam sekejap.
Saat ini, Sumatera memerlukan kita. Mereka membutuhkan solidaritas bangsa untuk kembali berdiri setelah diterjang bencana. Mari kita jadikan momen ini sebagai wujud nyata dari nilai kemanusiaan yang kita jaga: saling menolong, saling menguatkan, dan saling meringankan beban.
Tidak ada bantuan yang terlalu kecil, tidak ada kepedulian yang sia-sia. Setiap rupiah, setiap paket bantuan, setiap doa, dan setiap aksi nyata akan menjadi sinar harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang di tengah bencana.
Inilah saatnya kita bergerak bersama.
Inilah saatnya hati kita hadir untuk Sumatera.
Mari kita buktikan bahwa kepedulian adalah kekuatan terbesar bangsa ini.
Saatnya peduli. Saatnya berbagi. Saatnya kita bangkitkan kembali harapan untuk Sumatera.
