Keutamaan Ibadah Kurban (Udhiyah)
Pembaca rahimakumullah, berikut adalah 25 keutamaan kurban atau udhiyah sebagaimana dikumpulkan oleh Syaikh Dr. Ahmad Mustofa Al Mutawali. Ini adalah ringkasan, dengan hanya mencukupkan pada judul dari Syaikh dan hadis yang menjadi dasar pendalilan beliau. Semoga bermanfaat!
1 – KURBAN ADALAH SUNAH NABI ﷺ
Syaikh Dr. Ahmad Mustafa Al Mutawali berkata:
الأُضْحِيَةُ سُنَّةٌ نَبَوِيَّةٌ
Udhiyah atau berkurban adalah sunah Nabi ﷺ.
Dari Al-Bara bin ‘Azib Radhiyallahu Anhu bahwa Nabi ﷺ bersabda:
وَمَنْ ذَبَحَ بَعْدَ الصَّلَاةِ فَقَدْ تَمَّ نُسُكُهُ وَأَصَابَ سُنَّةَ الْمُسْلِمِينَ
Siapa saja yang menyembeli setelah salat (Ied), sungguh telah sempurna ibadahnya dan ia telah memenuhi sunnah kaum muslimin, (Sahih Bukhari: 5546).
2 – KURBAN, MENGHIDUPKAN SUNAH IBRAHIM AL KHALIL ALAIHISSALAM
Syaikh Dr. Ahmad Mustafa Al Mutawali berkata:
الأضحية إحياء سنة إبراهيم الخليل عليه السلام
Udhiyah atau kurban adalah bentuk menghidupkan sunah Ibrahim Al Khalil ‘alaihissalam.
Allah Ta’ala berfirman:
فَلَمَّآ اَسْلَمَا وَتَلَّهٗ لِلْجَبِيْنِۚ وَنَادَيْنٰهُ اَنْ يّٰٓاِبْرٰهِيْمُۙ قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا ۚ اِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ اِنَّ هٰذَا لَهُوَ الْبَلَاۤءُ الْمُبِيْنُ وَفَدَيْنٰهُ بِذِبْحٍ عَظِيْمٍ
Maka ketika keduanya telah berserah diri dan dia (Ibrahim) membaringkan anaknya di atas pelipisnya… Kami memanggilnya, ‘Wahai Ibrahim! Sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu.’ Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sungguh ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar, (QS. Ash-Shaffat: 103-107).
3 – KURBAN: MEMBERI MAKAN ADALAH SIFAT PEMIMPIN UMAT MANUSIA
Syaikh Dr. Ahmad Mustafa Al-Mutawali berkata:
الْأُضْحِيَّةُ وَإِطْعَامُ الطَّعَامِ مِنْ صِفَاتِ سَيِّدِ الْأَنَامِ
Berkurban dan memberi makan adalah di antara sifat-sifat pemimpin umat manusia (Nabi Muhammad ﷺ).
Rasulullah ﷺ bersabda:
خِيَارُكُمْ مَنْ أَطْعَمَ الطَّعَامَ
Orang terbaik di antara kalian adalah orang yang memberi makan, (Musnad Ahmad: 23926).
4 – KURBAN ADALAH WUJUD SYUKUR
Syaikh Dr. Ahmad Mustafa Al Mutawali berkata:
الأضحية شكر لله تعالى
Udhiyah adalah kurban adalah wujud syukur kepada Allah ta’ala.
Allah Ta’ala berfirman:
فَكُلُوْا مِنْهَا وَاَطْعِمُوا الْقَانِعَ وَالْمُعْتَرَّۗ كَذٰلِكَ سَخَّرْنٰهَا لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Maka makanlah sebagiannya dan berilah makan orang yang merasa cukup dengan apa yang ada padanya (tidak meminta-minta) dan orang yang meminta-minta. Demikianlah Kami telah menundukkan (hewan-hewan korbankan itu) untukmu agar kamu bersyukur, (QS. Al-Hajj: 36).
5 – KURBAN: ADA KEBAIKAN UNTUK KITA
Syaikh Dr. Ahmad Mustafa Al Mutawali berkata:
الأضحية لنا فيها خير
Di dalam udhiyah atau kurban, terdapat kebaikan untuk kita.
Allah Ta’ala berfirman:
وَالْبُدْنَ جَعَلْنٰهَا لَكُمْ مِّنْ شَعَاۤىِٕرِ اللّٰهِ لَكُمْ فِيْهَا خَيْرٌ
Dan unta-unta itu Kami jadikan untukmu bagian dari syiar agama Allah, kamu banyak memperoleh kebaikan padanya, (QS. Al-Hajj: 36).
6 – KURBAN: JALAN MENUJU TAKWA
Syaikh Dr. Ahmad Mustafa Al-Mutawali berkata:
الْأُضْحِيَّةُ سَبِيْلٌ لِلتَّقْوَى
Berkurban adalah jalan menuju ketakwaan.
Allah Ta’ala berfirman:
لَنْ يَّنَالَ اللّٰهَ لُحُوْمُهَا وَلَا دِمَاۤؤُهَا وَلٰكِنْ يَّنَالُهُ التَّقْوٰى مِنْكُمْ
Daging-daging kurban dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan darimulah yang dapat mencapainya, (QS. Al-Hajj: 37).
7 – KURBAN: SIFAT ORANG-ORANG BAIK
Syaikh Dr. Ahmad Mustafa Al-Mutawali berkata:
الْأُضْحِيَّةُ وَإِطْعَامُ الطَّعَامِ مِنْ صِفَاتِ الْأَبْرَارِ
Berkurban dan memberi makan adalah di antara sifat-sifat Al-Abrar (orang-orang yang banyak berbuat kebajikan).
Allah Ta’ala berfirman:
وَيُطْعِمُوْنَ الطَّعَامَ عَلٰى حُبِّهٖ مِسْكِيْنًا وَّيَتِيْمًا وَّاَسِيْرًا. اِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللّٰهِ لَا نُرِيْدُ مِنْكُمْ جَزَاۤءً وَّلَا شُكُوْرًا
Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan. (Sambil berkata), ‘Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah karena mengharap keridhaan Allah, kami tidak mengharap balasan dan terima kasih darimu,’ (QS. Al-Insan: 8-9).
8 – KURBAN: SIFAT GOLONGAN KANAN
Syaikh Dr. Ahmad Mustafa Al-Mutawali berkata:
الْأُضْحِيَّةُ وَإِطْعَامُ الطَّعَامِ مِنْ صِفَاتِ أَصْحَابِ الْمَيْمَنَةِ
Udhiyah atau kurban dan memberi makan adalah di antara sifat-sifat Ashabul Maimanah (Golongan Kanan).
Allah Ta’ala berfirman:
اَوْ اِطْعٰمٌ فِيْ يَوْمٍ ذِيْ مَسْغَبَةٍۙ يَّتِيْمًا ذَا مَقْرَبَةٍ اَوْ مِسْكِيْنًا ذَا مَتْرَبَةٍۗ ثُمَّ كَانَ مِنَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ وَتَوَاصَوْا بِالْمَرْحَمَةِۗ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْمَيْمَنَةِ
Atau memberi makan pada hari kelaparan, kepada anak yatim yang ada hubungan kerabat, atau orang miskin yang sangat fakir. Kemudian dia termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang. Mereka itulah golongan kanan, (QS. Al-Balad: 14-18).
9 – KURBAN: MENGHADIRKAN KEBAHAGIAAN
Syaikh Dr. Ahmad Mustafa Al-Mutawali berkata:
الْأُضْحِيَّةُ وَإِطْعَامُ الطَّعَامِ مِنْ وَسَائِلِ إِدْخَالِ السُّرُوْرِ عَلَى الْمُسْلِمِ، وَهَذَا مِنْ أَفْضَلِ الْأَعْمَالِ.
Udhiyah atau kurban dan memberi makan adalah di antara sarana untuk menghadirkan kebahagiaan di hati seorang muslim, dan ini termasuk amal yang paling utama.
Rasulullah ﷺ bersabda:
مِنْ أَفْضَلِ الْعَمَلِ إِدْخَالُ السُّرُوْرِ عَلَى الْمُؤْمِنِ؛ تَقْضِي عَنْهُ دَيْنًا، تَقْضِي لَهُ حَاجَةً، تُنَفِّسُ لَهُ كُرْبَةً.
Di antara amal yang paling utama adalah memasukkan rasa bahagia ke hati seorang mukmin; (seperti) engkau melunasi utangnya, menunaikan hajatnya, atau menghilangkan kesulitannya, (Silsilah Ash-Shahihah: 2291).
10 – KURBAN: KEBAHAGIAAN BERSAMA KELUARGA
Syaikh Dr. Ahmad Mustafa Al-Mutawali berkata:
الْأُضْحِيَّةُ مِنْ مَظَاهِرِ التَّوْسِعَةِ عَلَى الْأَهْلِ وَالْأَوْلَادِ أَيَّامَ الْعِيْدِ
Udhiyah atau kurban termasuk di antara bentuk memberikan kelapangan (kebahagiaan/kenikmatan) bagi keluarga dan anak-anak pada hari raya.
Rasulullah ﷺ bersabda:
أَلَا وَإِنَّ هَذِهِ الْأَيَّامَ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ وَذِكْرِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
Ketahuilah bahwa hari-hari ini (Idul Adha dan Hari Tasyrik) adalah hari untuk makan, minum, dan berzikir kepada Allah ta’ala, (Sunan Abu Dawud: 2813).
11 – KURBAN & BERBAGI: SEBAB PENGAMPUNAN DOSA
Syaikh Dr. Ahmad Mustafa Al-Mutawali berkata:
الْأُضْحِيَّةُ وَسُقْيَا الْعَطْشَانِ وَإِطْعَامُ الطَّعَامِ سَبَبٌ لِمَغْفِرَةِ الذُّنُوْبِ وَالْآثَامِ
Udhiyah atau kurban, memberi minum bagi yang kehausan, dan memberi makan adalah sebab diampuninya dosa-dosa serta kesalahan.
Rasulullah ﷺ bersabda:
بَيْنَمَا كَلْبٌ يُطِيفُ بِرَكِيَّةٍ كَادَ يَقْتُلُهُ الْعَطَشُ إِذْ رَأَتْهُ بَغِيٌّ مِنْ بَغَايَا بَنِي إِسْرَائِيلَ فَنَزَعَتْ مُوقَهَا فَسَقَتْهُ فَغُفِرَ لَهَا بِهِ
Ada seekor anjing yang sedang berputar-putar di dekat sebuah sumur dan hampir mati karena kehausan lalu dilihat oleh seorang wanita pezina dari Bani Isra’il lalu wanita itu melepas sepatunya (dan mengambil air dengan sepatu itu) kemudian memberi minum anjing tersebut sehingga dia diampuni karena perbuatannya itu, (Sahih Bukhari: 3467. Sahih Muslim: 2245).
12 – KURBAN: JALAN KASIH SAYANG MENUJU SURGA
Syaikh Dr. Ahmad Mustafa Al-Mutawali berkata:
الْأُضْحِيَّةُ وَإِطْعَامُ الطَّعَامِ مِنْ وَسَائِلِ الْمَحَبَّةِ وَالتَّحَابُّ فِي اللهِ سَبِيْلٌ لِدُخُوْلِ الْجَنَّةِ بِسَلَامٍ
Udhiyah atau kurban dan memberi makan adalah di antara sarana tumbuhnya rasa kasih sayang. Sedangkan saling mencintai karena Allah adalah jalan untuk masuk ke dalam surga dengan selamat.
Rasulullah ﷺ bersabda:
وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَا تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا وَلَا تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا أَفَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِمَا يُثَبِّتُ ذَاكُمْ لَكُمْ أَفْشُوا السَّلَامَ بَيْنَكُمْ
Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya, kalian tidak akan masuk surga sampai kalian beriman, dan kalian tidak akan beriman sampai kalian saling mencintai. Maukah aku tunjukkan kepada kalian suatu perkara yang jika kalian kerjakan maka kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian, (Jami At-Tirmizi: 2510).
13 – KURBAN & MEMBERI MAKAN: AMALAN ISLAM TERBAIK
Syaikh Dr. Ahmad Mustafa Al-Mutawali berkata:
الْأُضْحِيَّةُ وَإِطْعَامُ الطَّعَامِ مِنْ خَيْرِ الْأَعْمَالِ فِي الْإِسْلَامِ
Udhiyah atau kurban dan memberi makan termasuk di antara amalan terbaik di dalam Islam.
Rasulullah ﷺ bersabda ketika ditanya tentang Islam apa yang paling baik:
تُطْعِمُ الطَّعَامَ وَتَقْرَأُ السَّلَامَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ وَمَنْ لَمْ تَعْرِفْ
Engkau memberi makan dan mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenal maupun yang tidak engkau kenal, (Sahih Bukhari: 12. Sahih Muslim: 39).