LAZ Al Qoyyim Serahkan Laporan Kinerja 2025 ke BAZNAS dan Kemenag Sukoharjo
SUKOHARJO – Sebagai wujud komitmen terhadap tata kelola zakat yang akuntabel, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al Qoyyim resmi menyerahkan Laporan Kinerja 2025 dan Progress Report Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) kepada BAZNAS dan Kemenag Kabupaten Sukoharjo pada Rabu (04/03/2026).
Langkah ini mempertegas posisi LAZ Al Qoyyim sebagai lembaga yang menjunjung tinggi prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.
Rombongan LAZ Al Qoyyim diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Sukoharjo, Drs. H. Sardiyono, MM.
Dalam pertemuan hangat tersebut, terungkap capaian positif lembaga yang mengalami peningkatan signifikan.
Pada tahun 2025, LAZ Al Qoyyim berhasil menghimpun dana ZIS sebesar Rp2,3 Miliar, naik tajam dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka Rp1,7 Miliar. Program Peduli Aceh menjadi salah satu faktor utama yang mendongkrak kepercayaan publik dan penghimpunan di tahun lalu.
Apresiasi dan Arahan Strategis BAZNAS Sukoharjo
Ketua BAZNAS Sukoharjo, Drs. H. Sardiyono, MM., memberikan apresiasi tinggi atas perkembangan pesat LAZ Al Qoyyim. Menurutnya, pertumbuhan ini merupakan bukti bahwa kerja keras dalam mengelola dana umat membuahkan hasil yang nyata.
“Saya senang sekali LAZ Al Qoyyim berkembang dengan baik. Mari kita saling berlomba-lomba dalam kebaikan untuk masyarakat Sukoharjo. Berapa pun pencapaiannya, yang terpenting adalah ada kemajuan yang konsisten,” ujar Drs. H. Sardiyono, MM.
Beliau juga memberikan arahan strategis agar distribusi ZIS di masa depan lebih difokuskan pada program pemberdayaan ekonomi yang produktif.
BAZNAS Sukoharjo sendiri tahun ini mengalokasikan 60% porsi distribusi untuk pemberdayaan dan 40% untuk konsumtif (seperti bencana dan kesehatan).
“Harapan kami, warga Sukoharjo bisa mandiri melalui program ini. Kami siap berkolaborasi; pendanaan dari BAZNAS, program dari LAZ, dan pembinaan rohani melalui penyuluh Kemenag di KUA,” tambahnya.
Kepatuhan Regulasi Melalui Kemenag Sukoharjo
Setelah dari BAZNAS, rombongan melanjutkan agenda ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sukoharjo. Penyerahan Laporan Kinerja LAZ Al Qoyyim diterima oleh Erni Aguliastuti selaku perwakilan Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Garawaza) Kemenag Sukoharjo.
Direktur LAZ Al Qoyyim, Ustaz Ahmad Winarto, menegaskan bahwa penyerahan laporan ini adalah bagian dari kepatuhan mutlak terhadap regulasi.
“Ini adalah bentuk ketaatan kami terhadap transparansi dan akuntabilitas. Kami ingin memastikan setiap rupiah dari donatur terkelola dengan sinergi tata kelola yang baik,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Ahmad Winarto juga memaparkan keberhasilan program PEU (Pemberdayaan Ekonomi Umat) melalui proyek “Berkah Kebon Jangkrik” yang menjadi ikon pemberdayaan ekonomi produktif binaan LAZ Al Qoyyim.
Optimalisasi Potensi ZIS di Kota Makmur
Menutup rangkaian agenda, BAZNAS Sukoharjo mengingatkan bahwa peluang penggalangan dana ZIS di wilayah Sukoharjo masih sangat besar. Penting bagi lembaga lokal seperti LAZ Al Qoyyim untuk memperkuat edukasi kepada pemilik usaha di wilayah Sukoharjo.
Dengan semangat “Dari Sukoharjo untuk Sukoharjo”, LAZ Al Qoyyim berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan program-program inovatif di tahun 2026.
Transparansi melalui laporan kinerja ini diharapkan semakin memperkokoh kepercayaan masyarakat untuk terus menanam kebaikan bersama LAZ Al Qoyyim.
Dukung Program Pemberdayaan Ekonomi Umat melalui:
- BSI (Bank Syariah Indonesia): 22-888-3333-8 (a.n. Yayasan Al Qoyyim)
- Konfirmasi (WA): 0823-2708-0840
- Web: donasi.alqoyyim.com