Yuk, Serempak Infaq Jumat untuk Saudara Kita yang Terdampak Bencana di Sumatera

Hari ini, di antara hiruk-pikuk aktivitas dan rutinitas yang kita jalani, Allah kembali mengingatkan kita tentang pentingnya kepedulian. Saudara-saudara kita di berbagai wilayah Sumatera- Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat baru saja mengalami musibah banjir dan tanah longsor yang menyebabkan kerusakan rumah, kehilangan harta benda, bahkan mengancam keselamatan jiwa. Air bah yang datang tiba-tiba meluluhlantakkan bangunan, menghanyutkan barang berharga, serta memaksa banyak keluarga mengungsi dalam kondisi darurat. Mereka kini bertahan di posko-posko sementara dengan keterbatasan makanan, pakaian kering, air bersih, obat-obatan, dan selimut hangat.

Sebagai sesama anak bangsa, terlebih sebagai sesama Muslim, sudah sepantasnya kita hadir memberikan dukungan nyata. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa “Perumpamaan orang-orang beriman dalam hal saling mencintai, menyayangi, dan saling mengasihi ibarat satu tubuh. Jika satu anggota tubuh sakit, maka seluruh tubuh ikut merasakan sakit.” Musibah yang mereka rasakan adalah panggilan bagi hati kita semua. Inilah saatnya kita menunaikan empati menjadi aksi, do’a menjadi langkah nyata, dan kepedulian menjadi bentuk cinta yang benar-benar terasa manfaatnya.

Momentum hari Jumat adalah saat terbaik untuk berbagi. Hari yang penuh keberkahan, waktu di mana pahala dilipatgandakan, dan pintu langit lebih terbuka bagi doa-doa kebaikan. Maka dari itu, hari ini mari kita bersama-sama bergerak dalam Gerakan Serempak Infaq Jumat untuk Sumatera. Satu langkah kecil dari kita dapat menjadi cahaya besar bagi mereka yang sedang berjuang menghadapi masa sulit.

Bayangkan keluarga yang kini hanya memiliki satu tas kecil berisi pakaian seadanya. Bayangkan anak-anak yang tidur di tikar tipis di lantai posko yang dingin. Bayangkan para ibu yang bingung menyediakan makanan hangat untuk keluarganya. Atau para lansia yang membutuhkan obat-obatan namun sulit dijangkau. Infaq yang kita berikan, sekecil apa pun akan menjadi penguat bagi mereka, membuka peluang hadirnya bantuan logistik, makanan, air bersih, perlengkapan bayi, layanan medis, hingga perbaikan fasilitas darurat.

Infaq bukan tentang jumlah, tetapi tentang keikhlasan. Bukan tentang seberapa besar nominal, tetapi seberapa besar kepedulian. Mungkin bagi kita yang memberikan, nilainya terasa kecil. Namun bagi mereka yang menerima, itu bisa menjadi harapan baru. “Tidak akan berkurang harta karena sedekah,” demikian sabda Nabi SAW. Bahkan sedekah menjadi sebab datangnya keberkahan, ketenangan, serta penolak bala bagi pelakunya.

Mari jadikan Jumat ini sebagai bukti bahwa kita hadir untuk mereka. Bahwa kita tidak menutup mata terhadap penderitaan saudara sendiri. Bahwa kita memilih menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton.

Ayo, ulurkan tangan. Mari serempak menyalurkan infaq terbaik kita. Semoga setiap rupiah yang kita berikan menjadi sebab ringan­nya beban saudara kita, menjadi amal jariyah yang terus mengalir, dan menjadi saksi di hari ketika tidak ada yang bermanfaat kecuali amal kebaikan.

Yuk, kita bergerak bersama. Jumat ini, kita hadir untuk Sumatera.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *