Tahsin Griya Tahfidz Al-Qoyyim: Semangat Bapak-Bapak Menjaga Kalam Ilahi di Tengah Puasa

Tahsin Griya Tahfidz Al-Qoyyim Semangat Bapak-Bapak Menjaga Kalam Ilahi di Tengah Puasa

SUKOHARJO – Tahsin Griya Tahfidz Al-Qoyyim cabang Tanjung Nguter kembali menorehkan kisah inspiratif tentang kegigihan menuntut ilmu. Meski tengah menjalankan ibadah puasa, sebanyak 13 peserta kelas tahsin bapak-bapak tetap menunjukkan semangat luar biasa dengan hadir secara penuh dalam kegiatan belajar dan buka puasa bersama pada Senin (23/02/2026).

Program yang telah berjalan selama enam bulan sejak September 2025 ini menjadi bukti bahwa usia bukanlah penghalang untuk memperbaiki interaksi dengan Al-Qur’an. Suasana di cabang Tanjung Nguter sore itu terasa lebih spesial dan religius, di mana para peserta tidak hanya berfokus pada lisan, tetapi juga pada ikatan ukhuwah yang semakin erat.

Meningkatkan Kualitas Bacaan Al-Qur’an Melalui Tahsin

Kegiatan ini mengusung misi utama untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an agar sesuai dengan kaidah tajwid dan makhraj yang benar. Selain aspek teknis, program ini bertujuan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta memotivasi peserta untuk istikamah menjaga bacaan mereka di tengah kesibukan sehari-hari.

“Hadirnya semua peserta (13 orang) dalam agenda buka bersama ini adalah nikmat persaudaraan yang luar biasa. Kami ingin menciptakan suasana penuh keberkahan sebagai sarana pembinaan mental dan spiritual bagi bapak-bapak di sini,” ujar salah satu pengajar di GT Al-Qoyyim Tanjung Nguter.

Syiar Quran yang Meluas di Tanjung Nguter

Keberhasilan kelas bapak-bapak ini hanyalah sebagian dari geliat dakwah di Tanjung Nguter. Selain kelas bapak-bapak, GT Al-Qoyyim Tanjung Nguter juga memiliki kelas tahsin ibu-ibu yang saat ini telah mencapai 32 orang santri. Hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap metode pengajaran di Griya Tahfidz Al-Qoyyim.

Kebersamaan dalam buka puasa ini diharapkan mampu menanamkan nilai kepedulian yang lebih dalam, terutama di bulan suci Ramadan. Dengan kualitas bacaan yang semakin baik, para peserta diharapkan dapat menjadi imam yang mumpuni bagi keluarga mereka masing-masing.

Menjadi Orang Tua Asuh bagi Santri Penghafal Quran

Perjuangan para santri dalam mempelajari Al-Qur’an di 5 cabang GT Al-Qoyyim membutuhkan dukungan kita semua. Saat ini, terdapat 150 santri yang menanti uluran tangan Anda untuk memastikan keberlanjutan pendidikan mereka.

Kami mengajak Sahabat semua untuk menjadi Orang Tua Asuh bagi para penghafal Quran dengan donasi hanya Rp100.000 per bulan. Kontribusi Anda adalah investasi akhirat untuk melahirkan generasi yang mencintai dan menjaga kalam Allah.

Salurkan Sedekah Terbaik Anda melalui:

Tunaikan Amanah, Menggapai Berkah. Bersama, Kita Bumikan Al-Qur’an.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *