Mengelola Rasa Takut

Dalam menjalani hidup ini ada satu episode dimana membuat kita merasa takut. Rasa takut sebenarnya hal yang wajar yang dialami oleh setiap manusia. Takut adanya binatang buas , takut tenggelam bila berenang dikedalaman dan sebagainya. Namun terkadang ada rasa takut yang tidak mendasar misalnya takut akan hantu saat berjalan dikegelapan, padahal kita adalah manusia makhluk yang mulia yang mempunyai Allah sebagai pelindung kita, maka selayaknya tidak lantas merasa takut akan makhluk halus.  Disinilah yang lantas rasa takut tersebut tidak boleh merusak nilai nilai prinsip aqidah kita. Mesti dalam koridor yang dibenarkan. Dalam aqidah Islam rasa takut harus dikelola menjadi takut karena Allah. Misalkan saja kita sebagai manusia takut bila mati tapi belum mempersiapkan perbekalan untuk akhirat kita. Karena ancamannya adalah neraka. Takut yang semacam ini akan memberikan nilai  motivasi buat diri kita untuk segera berbenah dan memperbaiki amal amal kita dengan segera, tidak menunggu tapi dan nanti. Melaksanakan perintah dan ketaatan dengan penuh kesungguhan. Selalu berusaha mengisi waktu waktu yang ada dengan hal hal yang bermakna. Disinilah rasa takut yang nantinya membuat kita merasakan hidup bahagia karena Allah selalu bersama dengan kita. Contoh yang lainnya adalah takut saat akan berbuat kemaksiatan kepadaNya, meski barangkali sendirian dikamar dengan pintu terkunci. Seorang hamba yang beriman merasa Allah selalu mengawasi . Maka tak berani berbuat sesuka hati. Semoga kita selalu diberikan petunjuk oleh Allah dalam menjalani hari hari yang kita lalui. Aamiin Ya Rabbana.